Bahan ajar Semester 1 Modul 4 LBM 2 Prioritas Masalah Kesehatan
Administrasi dan manajemen puskesmas
Siti Thomas Z, SKM.Mkes
Download & Read | Drive | Mediafire | Solidfiles
Dibawah ini bukan materi, untuk materi silakan baca atau download dengan link diatas.
Keywords :
ADMINISTRASI & MANAJEMEN PUSKESMAS
PUSKESMAS
Puskesmas adalah Unit Pelaksana Tehnis Dinas Kesehatan (UPT) Kab/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya, menyelenggarakan YANKESMAS terdepan dlm btk Upaya pokok yg MENYELURUH, TERPADU & BERKESINAMBUNGAN Wilayah pelayanan satu kecamatan atau sebagian wilayah kecamatan, sekitar 30.000 penduduk Untuk memperluas jangkauan ada Puskesmas pembantu (Pustu) dan Puskesmas Keliling (Pusling)
VISI PUSKESMAS
“Tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia sehat”
• Kec. Sehat : gambaran masyarakat kec masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan, yakni masy. Yg hidup dlm lingk dan dng perilaku sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yg bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yg setingg-tingginya
MISI PUSKESMAS
1
• Menggerakkan pembangunan kes di wil kerjanya
2
• Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wil kerjanya
3
• Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesh yg diselenggarakan
4
• Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannnya
TUJUAN PUSKESMAS
MENINGKATKANA KESADARAN, KEMAUAN & KEMAMPUAN HIDUP SEHAT BAGI SETIAP ORANG YG BERTEMPAT TINGGAL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AGAR TERWUJUD DERAJAT KESEHATAN YG SETINGGI TINGGINYA
FUNGSI PUSKESMAS
1
•Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan
2
•Pusat Pemberdayaan Masyarakat
3
•Pusat Pelayanan Kesehatan strata pertama •Pelayanan kesehatan perorangan •Pelayanan kesehatan masyarakat
FUNGSI (1) PUSAT PENGGERAK PEMBANGUNAN BERWAWASAN KESEHATAN
Menggerakkan lintas sektor dan dunia usaha di wilayah kerjanya agar menyelenggarakan pembangunan yg berwawasan kesehatan Aktif memantau dan melaporkan dampak kesehatan dari penyelenggaraan setiap program pembangunan Mengutamakan pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan dan pemulihan
FUNGSI (2) PUSAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat, keluarga & masyarakat : Memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat Berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk pembiayaan Ikut menetapkan, menyelenggarakan dan memantau pelaksanaan program kesehatan Membina peran serta masyarakat diwil kerjanya dlm rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat
FUNGSI (3) PUSAT PELAYANAN KESEHATAN STRATA PERTAMA
Menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan a. Pelayanan kesehatan perorangan b. Pelayanan kesehatan masyarakat
PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN
• Bersifat pribadi (private goods) • Tujuan utama menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan tanpa mengabaikan pemeliharaan kesh dan penvegahan peny. • Pelayanan rawat jalan, rawat inap
PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT
• Bersifat public (public good) • Tujuan utama memelihara & meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpai mengabaikan penyembuhan peny dan pemulihan kesehatan • Pelayanan a.l promkes,P2M, Penyehatan lingk, perbaikan gizi, peningkatan kesh kelg, KB, kesj jiwa masy dsb
KEDUDUKAN PUSKESMAS
SKN sarana yankes strata pertama, yg menyelenggarakan upaya kesh perorangan & upaya kesh masy. di wil kerjanya Sistem kesh kab/Kota UPT dinkes kab/kota, yg bertanggungjawab menyelenggarakan kesh kab/kota di wil kerjanya Sistem pemerintah daerah UPT dinkes kab/kota yg merup unit struktural pemda kab/ kota bid kesh di tk kec
Antar sarana yankes strata pertama Kedudukan pusk dengan org yankes yg dikelola oleh masy spt praktek dokt, prak dokt gigi, prak bidan dll MITRA KERJA
UKBM (upaya kesh berbasis dan bersumberdaya masy) seperti posyandu, polindes, POD, pos UKK puskesmas sebagai PEMBINA
Upaya kesehatan Puskesmas
Upaya kesehatan wajib Upaya Promosi kesehatan Upaya Kesehatan Lingkungan Upaya KIA & KB Upaya perbaikan Gizi Masyarakat Upaya P2M Upaya pengobatan
• Upaya Penunjang : Sistim Informasi Manajemen (SIM PUS) Laboratorium
• Upaya kesehatan Pengembangan – Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) – Upaya Kesehatan Olah Raga – Upaya Perkesmas – Upaya Kesehatan Kerja – Upaya kesehatan Gigi & Mulut – Upaya Kesehatan Jiwa – Upaya Kesehatan Mata – Upaya kesehatan Usia Lanjut – Upaya pembinaan oengobatan tradisional – Dll (sesuai kebutuhan)
TATAKERJA
1. Dengan kantor kec: berkordinasi 2. Bertanggung jawab kpd Dinkes kab/kota 3. Bermitra dengan sarana yankes tk pertama lainnya 4. Menjalin kerjasama yg erat dg fasilitasrujukan 5. Dengan Lintas sektor: berkordinasi 6. Dengan masyarakat: bermitra dg BPP( BPP: Organisasi yg menghimpun tokoh masy yg peduli kes masyarakat)
AZAS PENYELENGGARAAN PUSKESMAS
1. Azas Pertanggungjawabab Wilayah 2. Azas Pemberdayaan Masyarakat 3. Azas Keterpaduan : Lintas sektor Lintas Program
4. Azas Rujukan Rujukan Medis Rujukan Kesehatan Masyarakat
Azas Pertanggungjawaban Wilayah
1. Puskesmas bertanggungjawab meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang bertempat tinggal di wilayahnya 2. Dilakukan kegiatan dalam gedung & luar gedung 3. Ditunjang dengan puskesmas pembantu, bidan desa, puskesmas keliling
Azas Pemberdayaan Masyarakat
Puskesmas harus memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat agara berperan aktif dalam menyelenggarakan setiap upaya puskesmas Potensi masyarakat perlu dihimpun UKBM
Azas Keterpaduan
Setiap Upaya diselenggarakan secara terpadu : Keterpaduan lintas program -----------------LOKAKARYA MINI BULANAN Keterpaduan lintas sektor -----------------LOKAKARYA TRI BULANAN
AZAS RUJUKAN
Rujukan adl pelimpahan wewenang dan tanggung jawab atas kasus peny atau msl kesh yg diselenggarakan secara timbal balik, baik secara vertikal dlm arti dari satu strata sarana yankes ke strata sarana yankes lainnya, maupun secara horisontal dlm arti antar strata sarana yankes yg sama
1.Rujukan Medis /Upaya Kesehatan Perorangan
Rujukan Kasus Rujukan Pengetahuan Rujukan Pemeriksaan
2.Rujukan Upaya Kesehatan Masyarakat Rujukan sarana & logistik Rujukan Tenaga Rujukan Operasional
1. Rujukan Medis/ Upaya kesh perorangan
1) Rujukan kasus untuk keperluan diagnostik, pengobatan, tindakan medis (mis.operasi) dll 2) Rujukan bahan px (spesimen) untuk px lab yg lebih lengkap 3) Rujukan ilmu pengetahuan a.l mendatangkan yg lbh kompeten untk melakukan bimbingan tenaga puskesmas dan atau menyelenggarakan pelayanan medik spesialis di puskesmas
2. Rujukan Upaya Kesh. Masyarakat
Cakupan rujukan pelayanan kes masy adl masalah kesmas, misal KLB, bencana dan pencemaran lingkungan Dibedakan atas 3 macam : 1) Rujukan sarana & logistik, a.l peminjaman peralatan fogging, alat lab, alat audio visual, bantuan obat, vaksin, bahana habis pakai dll 2) Rujukan tenaga, a.l dukungan tenaga ahli untuk penyidikan KLB, penyelesaian hukum kesh, penangulangan gangguan kesh krn bencana dll 3) Rujukan Operasional, yaiyu menyerahkan sepenuhnya kewenangan dan t.j penyelesaian msl kesmas dan atau penyelenggaraan upaya kesmas ( a.l. UKS, UKK, Jiwa, px cnt air bersih) kepada dinkes kab/kota
SUMBER PEMBIAYAAN PUSKESMAS
1. PEMERINTAH ( APBN,APBD I,APBD II) 2. SUMBER LAIN, antara lain dari : PT ASKES, JAMSOSTEK,JAMKESMAS 3.DANA SEHAT 4. Dari LEMBAGA SOSIAL MASYARAKAT NASIONAL / INTERNASIONAL
PEMBIAYAAN
• Apabila sistim Jaminan Sosial Nasional( SJSN ) di berlakukan maka akan terjadi perubahan pada sistim pembiayaan Kesehatan ( Perorangan ) • Direncanakan pada masa yang akan datang pemerintah hanya bertanggungjawab untuk membiayai upaya kesehatan masyarakat • Untuk upaya kesehatan perorangan dibiayai melalui sistim Jaminan Kesehatan Nasional, kecualiuntuk penduduk miskin yang tetap ditanggung oleh Pemerintah dalam bentuk pembayaran premi
PENGERTIAN ADMINISTRASI
Beberapa pakar menafsirkan bahwa istilah administrasi mengandung arti lebih luas dibanding manajemen Administrasi mencakup penentuan kebijaksanaan atau policy dan goal dalam arti luas Sedang manajemen lebih ditekankan pada rangkaian tindakan untuk mencapai tujuan dengan emmperhatikan kebijaksanan yang telah ditetapkan
BATASAN ADMINISTRASI KESEHATAN
Administrasi adalah segala kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan Administrasi berkaitan dengan pelaksanaan kerja untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan Administrasi adalah pembimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha-usaha suatu kelompok orang-orang ke arah pencapaian tujuan bersama
Administrasi kesehatan diartikan sebagai pengadministrasian upaya kesehatan Pengadministrasian upaya kesehatan adalah menerapkan fungsi-fungsi administrasi terhadap sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien untuk dapat menghasilkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan atau dituntut untuk dapat mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi
PENGERTIAN MANAJEMEN Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pemantauan berbagai upaya dari anggota organisasi dan menggunakan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi (JAF Stoner) Manajemen adalah proses yang khas, yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan dan pengendalian yag dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumberdaya lainnya (G.R. Tery)
MANAJEMEN PUSKEMAS
Manajemen Puskesmas adalah rangkaian kegiatan yang bekerja secara sistematik untuk menghasilkan luaran Puskesmas yang efektif dan efisien. Rangkaian kegiatan sistematis yang dilaksanakan oleh Puskesmas akan membentuk fungsi-fungsi manajeman, yaitu perencanaan, penggerakan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan dan pertanggungjawaban (P-1, P-2 dan P-3)
MODEL MENEJEMEN PUSKESMAS
Model PIE (planning, implementation, evaluation) Model POAC (planning, organizing, actuating, controling) Model P1 – P2 – P3 (perencanaan, pergerakanpelaksanaan, pengawasan-pengendalianpenilaian) Model ARRIF (analisis, rumusan, rencana, implementasi dan forum komunikasi) Model ARRIME (analisis, rumusan, rencana, implementasi, monitoring, evaluasi)
P-1 : perencanaan berbentuk perencanaan tingkat puskesmas (PTP) P-2 : penggerakan pelaksanaan lokakarya mini puskesmas P-3 : pengawasan pengendalian dan penilaian pemantauan wilayah setempat dan stratifikasi puskesmas
Instrumen Manajemen Puskesmas
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upayanya, Puskesmas dilengkapi dengan instrumen manajemen yang terdiri dari : Perencanaan tingkat Puskesmas Lokakarya Mini Puskesmas Penilaian Kinerja Puskesmas. Termasuk manajemen Sumber Daya termasuk alat, obat, keuangan dan Tenaga serta didukung dengan manajemen sistem pencatatan dan pelaporan disebutsistem informasi manajemen Puskesmas ( SIMPUS ) dan upaya peningkatan mutu pelayanan ( antara lain melalui penerapan quality assurance ).
Perencanaan Tingkat Puskesmas
Adapun tahapan dalam penyusunan perencanaan tingkat puskesmas adalah sebagai berikut : Persiapaan Analisis situasi Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan
LOKAKARYA MINI PUSKESMAS
Bentuknya Lokakarya Mini 1. Lokmin Lintas Program Meningkatkan kerjasama antar petugas internal puskesmas Mendapatkan kesepakatan sesuai rencana pelaksanaan kegiatan Meningkatkan motivasi tugas seluruh staf puskesmas Mengkaji pelaksanaan rencana kerja (RPK) yang telah disusun. 2. Lokmin Lintas Sektor Mendapatkan kesepakatan rencana kerja lintas sektoral, untuk membina dan mengembangkan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan
TUJUAN & MANFAAT MINI LOKAKARYA
Efisiensi sumber daya Efektivitas kerja Motivasi kerja petugas Jaga mutu Penggerakkan peran serta masyarakat Koordinasi-komunikasi-informasi KERJASAMA
PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
Kinerja cakupan pelayanan di kelompokkan sebagai berikut : 1. Kelompok I (kinerja baik) : Tingkat pencapaian hasil ≥ 91 % 2. Kelompok II (kinerja cukup) : Tingkat pencapaian hasil 81 – 90 % 3. Kelompok III (kinerja kurang) : Tingkat pencapaian hasil ≤ 80 %
Pelayanan Kesehatan Dasar (SKN) Basic Six Program Puskesmas
1. Promosi Kesehatan 2. KIA dan KB 3. Perbaikan Gizi 4. Kesehatan Lingkungan 5. Pemberantasan Penyakit Menular 6. Pengobatan
Program KIA & KB
Penjabaran tujuan MDG’s Sasaran Ibu, bayi dan Balita Kelp rentan & kritis menentukan kelangsungan hidup Permasalahan : Persalinan oleh non nakes, keterlambatan merujuk Pentingnya cakupan imunisasi, cegah & atasi PD3I (Penyakit yg Dapat Dicegah Dg Imunisasi) Masalah Diare & Status Gizi
Program KIA & KB
Pelayanan KIA ditujukan pada : Ante Natal Care (Masa kehamilan) Pertolongan persalinan Peri Natal (Masa Nifas) & Pemberian ASI Peningkatan pelayanan dg Bidan Desa Tolok ukur keberhasilan : Cakupan Imunisasi TT (TT1 & TT2), Cakupan K1 & K4 (Kunjungan Bumil periksa) Cakupan persalinan nakes, Cakupan imunisasi TT Kunjungan Posyandu
Program Perbaikan Gizi
Masalah Gizi di Indonesia didominasi persoalan Gizi Kurang Kekurangan Energi Protein (KEP) Kekurangan Vitamin A (KVA) Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) Anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil & balita Masalah Gizi terkait dengan : status ekonomi, pengetahuan, penyakit infeksi dan program2 gizi masyarakat.
Program Perbaikan Gizi
Ujung tombak pelayanan : Posyandu , terpadu dgn KIA, KB, Gizi, Imunisasi, P2M (Diare, ISPA)
HUBUNGAN ANTARA EKONOMI, GIZI, KESEHATAN & PRODUKTIVITAS
PEMBANGUNAN EKONOMI
PENDAPATAN MASY & NEGARA
DAYA BELI BARANG/JASA KES & GIZI
PRODUKTI FITAS
STATUS KES , STATUS GIZI
KES GIZI & SANITASI LINGKUNGAN
Program UPGK (Upaya Perbaikan Gizi Keluarga)
Kegiatan pemberdayaan masyarakat utk melembagakan upaya peniingkatan gizi pada keluarga Kerjasama lintas sektoral : Depkes, Dep Pertanian, BKKBN, Depdagri, Depdiknas, Swadaya masyarakat – PKK, dll
Pemberantasan Penyakit Menular (P2M)
Terjadi transisi epidemiologi (Perubahan pola penyakit menular menjadi tidak menular) Penyakit menular masih cukup tinggi & beragam Pentingnya pemahaman Natural History of Disease
Pemberantasan Penyakit Menular (P2M)
Cara penularan : Secara Kontak baik langsung / tdk langsung (TBC, Diphteri, Pertusis, Tetanus, Campak, Polio, Sifilis, Gonorhea, influensa, dll) Melalui wahana / vehicle : air, makanan, minuman, serum (Amubiasis, askariasis, hepatitis, serum, demam tiphoid, kholera, TBC, Disentry, Polio, dll) Melalui Vektor (Binatang penular: Nyamuk, lalat, dll) (Malaria, DHF, Yellow fever, Filariasis, Trakhoma, dll
Pemberantasan Penyakit Menular (P2M)
Kriteria prioritas pemberantasan : Tingginya Mortalitas & Morbiditas, disability & kecacatan Potensi wabah (Kejadian Luar Biasa) Potensi keresahan & kerugian Menyerang kelompok masyarakat khusus (ex: Bayi, Balita, Anak sekolah, daerah pedalaman dan perbatasan, dll) Tersedia IPTEK penanggulangan Adanya dukungan Perundangan, Kebijakan & Konvensi Internasional
Pemberantasan Penyakit Menular (P2M)
1. Monitoring & surveilans epidemiologis : pemantauan data kasus penyakit secara terus menerus 2. Upaya pencegahan, melalui konseling, penyuluhan & imunisasi 3. Upaya penemuan kasus secara pasif & aktif (screening) pada kelompok resiko tinggi 4. Pengobatan 5. Penanganan KLB
Program Penyehatan Lingkungan
Peran Lingkungan : Predisposing factors, pendukung timbulnya penyakit Penyebab Langsung (Cuaca, panas, dll) Media Transmisi (Water-born disease, air-born disesase, food-born disease, dll) Faktor pengaruh perjalanan penyakit
Program Penyehatan Lingkungan
Kegiatan terintegrasi & mendukung program lainnya pada pelayanan dasar atau Kegiatan khusus yang diprogramkan puskesmas / Dinkes Bentuk program : Pendataan, Pembinaan, pengawasan, pembuatan model, penggerakan PSM, Klinik sanitasi puskesmas: pelacakan penyakit berbasis lingkungan
Indikator Program Penyehatan Lingkungan
Penduduk mendapat SAB (Sarana Air Bersih) Sumber air (SA, SG, PAM, ) Jumlah penduduk menggunakan Jamban Keluarga (jaga) Jumlah rumah tangga dengan Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) Jumlah Tempat Tempat Umum (TTU) yg penuhi syarat Jumlah Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yg penuhi syarat
Upaya Pengobatan
Upaya kesehatan / pemanfaatan yankesh umumnya diasosiasikan dengan pengobatan Penekanan pengobatan pada : Pelayanan Gawat Darurat Early diagnosis & prompt treatment Passive case finding Rujukan penderita Pemantauan & pencegahan KLB Integrasi dengan promosi kesehatan
Recent Post
Popular Posts
-
Bahan ajar Semester 1 Modul 4 LBM 2 Prioritas Masalah Kesehatan Administrasi dan manajemen puskesmas Siti Thomas Z, SKM.Mkes Download ...
-
Bahan ajar Semester 1 Modul 4 LBM 2 Prioritas Masalah Kesehatan Pemecahan Masalah Kesehatan Siti Thomas Z, SKM.Mkes Download & Read ...
-
Bahan ajar Semester 1 Modul 4 LBM 2 Prioritas Masalah Kesehatan Norma etika, disiplin dan hukum dalam praktek kedokteran Moch. Soffan Do...
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar